Monday, September 12, 2016

September : What am I doing ?

September, 2016.

You see..
Saya menulis di Blogg dengan cara "random". Random dalam arti, apapun itu yang saya tulis isinya macem-macem. Mulai dari yang ngeluh, curhat, galau, sampai yang tidak penting .. semuanya ada disini. Ya, walaupun isinya belum banyak juga.

Maklum, saya kerja. Ditambah lagi, kalau dipikir-pikir saya masih belum bisa menata waktu dengan baik. Padahal ada libur di hari Sabtu dan Minggu, seharusnya menjadi waktu untuk mengisi blogg saya sendiri.

Kelihatannya saya masih simpang-siur ini sebetulnya Blogg mau di isi apa? punya tujuan atau tidak?
Eh wait... gak simpang siur sih. Lebih ke ... menulis pengalaman hidup sebetulnya. Curhat dan kawan-kawan tadi itu termasuk pengalaman gak sih?



Anyway,

Kemarin-kemarin ini tepatnya di akhir Agustus dan awal September, menjadi hari dimana saya didatangi oleh kata "sibuk". Yup, harus saya akui, kalau pada waktu itu sangat sibuk, Dimana kerjaan saya semakin menumpuk, dan menjadi salah satu panitia reuni sekolah.

Menjadi panitia reuni sekolah, saya kira tidak perlu sibuk-sibuk amat lah ya. Ndak tahunya!
Satu minggu sebelum hari H, saya harus buka-tutup laptop dan harus brainstorm-ing untuk mengeluarkan ide-ide gimana desain untuk "ini-itu-alat-promosi" reuni nanti. Bersyukur sekali, kalau saya bisa membuat beberapa alat promosi yang dibutuhkan oleh acara reuni tersebut. Dari mulai membuat teaser berupa gambar pengumuman reuni, tiket, stiker, desain untuk tumbler (kenang-kenangan), sampai ke desain untuk tas goodie-bag.

Sebetulnya, ada yang kurang pada saat itu. Membuat semacam X-Banner untuk petunjuk jalan menuju gedung acara reuni. Hmm.. well, sepertinya acara reuni kemaren menurut saya masih kurang mateng. Tapi so far, Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Ya, walaupun, pada saat acara kemarin, selain ikut jadi seksi dokumentasi... saya harus ikut nyemplung juga jadi penanggung jawab untuk bagiin makanan khas Mesir yang ditukar oleh Tiket+Voucher.

Pada saat para alumni sudah makan siang dan memasuki acara hiburan, mereka ingin cepat-cepat untuk menukar vouchernya untuk makanan khas Mesir. Bad news guys, catering makanan khas Mesir belum siap dan belum datang di tempat. Di janjiin sama panitia sebelumnya, mereka harus siap pagi-pagi sekitar jam 09.00 sudah harus standby di gedung. Ternyata semua itu meleset. Sampai jam 1 siang pun mereka belum datang. Nah, tahu sendiri kan, hari itu bertepatan dengan Car Free Day nya Jakarta. Dan belum tentu juga jalanan di Jakarta mulus atau lowong. Macet! itu pasti.

Yup, pada saat itulah, para alumni mulai bisa nyemprot ke saya dengan kata atau kalimat dari mulut mereka. Yah, namanya juga orang lagi lapar dan di janjiin jam 1 siang yang katanya bakal ada makanan khas Mesir, tapi ternyata belum datang juga...wajar mereka ngeluh!

Rasanya pengen kabur kalau udah situasi begini. Padahal jadi panitia bagiin makanan khas Mesir ini itu dadakan broh! Well, siapa lagi yang mau bantu? Kalau pada akhirnya, ternyata kita kekurangan panitia banget. (jujur aja ya! tapi emang bener kok!).

Setelah acara reuni itu lewat beberapa hari, saya dapat amanah dari kantor untuk mengikuti undangan dari partner buku digital. Tempatnya di Jakarta (lagi). Eh asa sering euy ayeuna ka Jakarta wae!
Jangan-jangan saya kena karma? Dari dulu saya sering menggerutu sendiri, kalau saya tidak akan mau tinggal di Jakarta. Ndak tahunya! Dikit-dikit harus ke Jakarta..dikit-dikit harus ke Jakarta lagi.

Acara kali ini, membuat saya lebih santai untuk ikutan undangan tersebut. Karena, acaranya cuma dengerin penulis talkshow dengan tema Buku Digital vs Buku Cetak Di Mata Penulis. Acara ini di support oleh CipikaBookmate, Indosat Ooredoo, dan TEMPO Institut. Yang pasti ada bad things ada good things, dimana pun kalian berada. Ya gak sih?

Bad things? Kecewa karena salah satu pembicara Talkshownya di ganti sama penulis lain. Harusnya acara itu di isi oleh dua penulis. Salah satunya mba Dee (Dewi Lestari). Dia itu salah satu penulis yang saya suka. Sebetulnya tidak fanatik banget sih sama penulis-penulis. Tapi karena buku "Perahu Kertas" ini saya suka banget, jadi aja saya suka sama novelnya beliau. Dan ternyata, beliau tidak hadir. Dan di ganti oleh Ahmad Fuadi.

Good things? Saya menemukan kawan baru. Yay! Dia adik kelas. Masih duduk di bangku kuliah. Semester 5 jurusan sastra Indonesia. Dari wajah-wajahnya, yaa.. dia sangat cinta sastra sepertinya. Teater, puisi dan menulis menjadi makanannya di sehari-hari. Namanya, Galih. Seperti manusia lainnya, we talk, we laugh, we change our numbers....and... Selfie! Surprise sekali ketika tangan dia tiba-tiba keluar terbang keatas buat nyari posisi yang enak untuk selfie. Yah, mau gimana lagi, saya gak bisa nolak. Walaupun awalnya ragu dan berat, dengan tampang aneh, dalam hati saya bilang begini, "Dude, seriously?! Strangers..helloooooo?" ha ha ha ha.

So, ya, itu tadi sekilas cerita ku di bulan September. Have a nice day guys!

No comments:

Post a Comment